dreamwor(l)d

Bincang-bincang Bersama Wanda Hamidah

Posted by: izoruhai on: May 4, 2009

caleg-wandaSiapa yang tak kenal Wanda Hamidah. Wajahnya kerap hadir di layar kaca, ketika masih berprofesi sebagai presenter berita pada salah satu stasiun televisi nasional. Jauh sebelum itu pun, paras cantiknya selalu menghiasai halaman majalah remaja dan wanita, ketika masih berkecimpung di dunia modeling –yang digelutinya sejak usia remaja. Kini, perempuan yang berprofesi sebagai notaris itu menjajal kemampuannya di panggung politik. Lewat Partai Amanat Nasional (PAN), Wanda maju sebagai calon anggota lesgislatif (caleg) untuk provinsi DKI Jakarta pada Pemilu 2009 yang digelar 9 April 2009.

Memang, banyak kalangan menilai, tampilnya perempuan kelahiran Jakarta, 21 September 1977 di panggung politik ini bukan sekadar latah atau ‘ujug-ujug’ seperti kalangan selebriti lainnya. Aktivitas politiknya dibangun sejak menjadi mahasiswa. Tak itu saja, Wanda pun mengakui, menjadi saksi tewasnya empat rekan mahasiswa Trisakti dalam peristiwa Reformasi 1998. Usai menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Wanda bergabung dengan PAN.

Meski pada awalnya ia hanya menjadi simpatisan dan juru kampanye saja, tapi pada akhirnya ia pun membulatkan tekad, terjun di dunia politik praktis secara all out. Tak sekadar menjadi petinggi partai, perempuan yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak ini, menjadi caleg DPRD DKI Jakarta ‘nomor urut satu’ untuk daerah pemilihan Jakarta Selatan.

caleg-wandahLantas, seberapa jauh kepiawaian ibu dari tiga anak ini untuk bisa melenggang ke gedung dewan nanti. Pun program yang bakal digelontorkan bila dirinya terpilih menjadi anggota dewan kelak. Berikut, perbincangan VIEW dengan penerima penghargaan Artis Peduli Hukum dan HAM dari Menteri Hukum dan HAM, April 2008 silam disela-sela peluncuran buku Pidato-Pidato yang Mengubah Dunia di Jakarta beberapa waktu lalu.

VIEW: Kenapa Anda tertarik dengan dunia politik?

WANDA: Karena dari dunia politik inilah, segala aspirasi rakyat bisa disampaikan. Dan dunia politik juga menjadi alat untuk menyelamatkan Indonesia.

VIEW: Sejak kapan ketertarikan Anda pada politik?

WANDA: Ketertarikan saya untuk terjun ke politik praktis diawali sejak menjadi aktivis mahasiswa. Sementara pilihan terhadap parpol yang kini saya geluti karena dilandasi pada platformnya, diantaranya penghargaan pada pluralisme. Jauh sebelum itu, saya sudah terbiasa melahap buku karya tokoh politik dunia sejak di bangku SMP. Bahkan ketika mahasiswa saya punya mimpi bahwa Indonesia memiliki parpol selain yang tiga dulu itu (PPP, Golkar dan PDI).

VIEW: Sebagai aktivis politik, dari sekian banyak tokoh politik, siapa saja yang Anda kagumi?

WANDA: Jujur, saya mengagumi tokoh politik seperti Martin Luther King, Imam Khomeini, Mahatir Muhammad, hingga Soekarno. Termasuk sosok Ali Sadikin pun saya kagumi.

VIEW: Anda pun kini mencalonkan diri sebagai calon anggota dewan terhormat di DPR/MPR,  apakah ini aji mumpung?

WANDA: Bukan. Karena harus dicatat, saya terjun di dunia politik praktis sudah lama, sejak saya lulus kuliah tahun 2000 silam. Jadi ini, jelas-jelas bukan aji mumpung.

VIEW: Sebagai selebriti, banyak kalangan menilai modal Anda hanyalah popularitas, komentar Anda?

WANDA: Sah-sah saja orang berpendapat seperti itu. Dan saya akui, popularitas juga bagian dari modal saya, selain kemampuan yang saya miliki.

VIEW: Dan kenapa sepopuler Anda, hanya maju ke tingkat provinsi?

WANDA: Karena saya tidak mau sesuatu yang instan, saya ingin berkarir di politik itu bukan karena aji mumpung saya sebagai public figure. Memang, tak dipungkiri banyak orang yang mengenal saya sebagai seorang artis, tapi bukan berarti tak banyak orang mengenal saya di panggung politik.

VIEW: Lalu apa yang sudah Anda lakukan?

WANDA: Selain terus belajar seputar seluk beluk dunia politik praktis, sebagai politisi tentunya saya harus mendekati dan mendengar suara konstituennya. Dan yang saya lakukan sekarang ini adalah menghadiri pertemuan-pertemuan kaum ibu-ibu atau door to door, karena memang saya ingin memperjuangkan mereka.

VIEW: Kenapa Anda menerapkan sistem door to door?

WANDA: Ya, supaya masyarakat lebih kenal siapa calon yang akan mewakili mereka, sehingga mereka juga bisa bertanya langsung pada saya. Saya sangat sedih melihat kenyataan dalam masyarakat banyak, yang enggak tahu siapa calegnya.

VIEW: Anggapan bahwa pentas selebriti di panggung politik hanya sebagai pemanis, komentar Anda?

WANDA: Bisa jadi begitu. Memang banyak artis kan manis-manis… hehehe… Tapi janganlah meremehkan kemampuan artis. Meski saya sendiri tidak mengaku sebagai artis, kan banyak masyarakat yang menganggap saya sebagai artis. Jadi lihat saja nanti, bahwa artis pun bukan sekadar pemanis. [view]

Tulisan ini ditulis dan dimuat untuk majalah VIEW edisi April 2009

2 Responses to "Bincang-bincang Bersama Wanda Hamidah"

GO WANDA GO !

go bomb go… juga deh… hehehehehe…. thanks ya dah berkunjung

Leave a Reply

Assalamualaikum….

Salam Damai... Selamat datang di blog pribadiku yang mungkin masih jauh dari impian. Sekedar mengumpulkan huruf demi huruf, kata demi kata yang terangkai dalam sebuah kalimat lantas dirangkum dalam paragraf dan pada akhirnya diikat dalam sebuah gagasan yang tentunya bersifat pribadi. Terima kasih sebelum dan sesudahnya atas kesediaannya berselancar ke ranah mayaku ini... selamat membaca.

Wassalamualaikum Wr Wb

Tanggal

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Mulai Hari ini….

Arsip


  • Fathy Farhat khan: Assalamu'alaikum, salam kenal....Subhanallah, tulisan yang selain memberikan pencerahan ide baru juga sangat inspiratif kawan, nice blog, keep on blog
  • izoruhai 4 Desmalinda: terimakasih atas kunjungannya... pun dengan masukan serta ajakan bersama untuk memajukan pendidikan negeri ini... sejatinya memang begitu, semua lini
  • Desmalinda: kalau memanglah demikian dunia pendidikan, cobadeh sinsingkan lengan untuk memperbaikinya,jgn analisa aja tanpa berbuat, tanpa di paparkan juga semua

Mau Tanya…

kalo komen jangan seperti ini yaaa

Statistik

  • 25,802 yang ngeklik

Potret

nemo_1

More Photos

nguber sotoran dulu….

Coba deh…

Boleh Juga mampir

Izoruhai Ru's Facebook profile

RSS Warna-warni Islam

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Jadi…

Terimakasih atas kunjungannya...

jangan sampe deh…..segitunya..