Posted by: izoruhai on: June 17, 2009
Siapa tak kenal bintang film tenama Nicholas Saputra. Sosok ganteng bermata tajam ini, begitu digemari banyak wanita muda karena aktingnya yang memukai di film Ada Apa Dengan Cinta. Tak heran, jika aktor muda ini, didapuk sebagai ikon sebuah pusat perbelanjaan Senayan City di Jakarta. Lagi-lagi wajah gantengnya baka terpampang selama setahun di mal mewah ini.
Nico mengawali karirnya sebagai model ini. Tapi, perannya sebagai Rangga di film Ada Apa Dengan Cinta (2002), yang membuatnya terkenal. Beberapa film layar lebar pun ia bintangi, seperti Biola Tak Berdawai (2003), Janji Joni dan Gie. Di tiga film ini, kepiawaiannya berakting memang patut diacungi jempol. Tak hanya itu, Nico lagi-lagi berakting total dalam film 3 Hari Untuk Selamanya (2007), 3 Cinta 3 Doa dan film kolosal Drupadi (2008).
Setiap kali bermain film, pria kelahiran Jakarta, 24 Februari 1984 ini selalu mendapat pujian penonton. Penikmat film pun selalu menunggu aktingnya. Tak heran, jika namanya acapkali menjadi perbincangan para sineas film, termasuk para produser sinetron. Namun, tak mudah merayu Nico dengan tawaran honor tinggi. Maklum, pria muda ini, sangat profesionalisme dalam meniti karirnya.
Berikut petikan wawancara View dengan aktor yang sejak awal April lalu menjadi presenter The Ticket di Channel [V] ini :
VIEW: Anda dipilih menjadi ikon Senayan City, komentarnya?
NICHOLAS: Yang jelas, saya benar-benar berterima kasih pada Senayan City yang merelakan dinding-dindingnya dipenuhi dengan foto-foto saya. Dan pastinya saya akan makin sering datang ke sini.
VIEW: Bagaimana perasaan Anda?
NICHOLAS: Saya bangga bisa jadi bagian dari keluarga besar Senayan City. Sebagai mal besar di Jakarta, Senayan City merupakan tempat yang nyaman dan sangat berkualitas.
VIEW: Apa yang Anda sukai jika berkunjung ke mal?
NICHOLAS: Bagi saya, mal tak sekadar tempat jalan-jalan, tapi jadi salah satu tempat untuk bersosialisasi dengan banyak orang. Saya juga suka cari makan di restoran atau mencari kebutuhan untuk penampilan, seperti baju dan sepatu.
VIEW: Kabarnya, Anda kurang suka memperhatikan fashion, komentar Anda?
NICHOLAS: Saya memang tidak terlalu paham dengan fashion. Tapi biasanya saya memakai baju tergantung lokasi yang saya datangi. Kadang saya cuma pakai kaos, celana pendek dan sandal. Dan yang jelas saya akan menghormati orang yang mengundang. Jika harus berpenampilan rapih, ya nggak masalah.
VIEW: Lantas pakaian apa yang menjadi ciri khas Anda?
NICHOLAS: Saya lebih memilih gaya street style yang santai. Saya paling suka t-shirt, celana pendek atau sandal jepit.
VIEW: Apakah Anda pernah mengalami salah kostum ketika menghadirisuatu acara?
NICHOLAS: Hehehehe… nggak dong. Mudah-mudahan nggak akan terjadilah. Sebisa mungkin saya berusaha menghindari hal itu. [view]
Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW edisi Mei 2009
wa’alaikum salam mba ilmiyani…makasih ya dah berkunjung…
btw: mo kenal ama siapa neh? penulisnya ato Nico?? hehehe…
October 9, 2009 at 12:04 pm
Assl…. Nico… u r so cool….. blh knal dong…?