Kehadirannya memang begitu menyentak publik tanah air. Terlebih bagi para pecinta fashion. Keberaniannya tampil dengan warna gradasi membuat batik kreasi Allure –yang kini berubah menjadi Alleira— menjadi busana etnis yang modern, elegan dan berkelas.
Untuk mempertegas kabar gembira itu, Alleira menggelar panggung fashion bertajuk Euphony Rhapsody. Sebuah melodi kegembiraan dengan menyuguhkan sejumlah koleksi terbaru yang begitu memikat, indah dan mempesona. Dalam kesempatan itu, Alleira pun menggandeng empat desainer mancanegara untuk unjuk kemampuannya mengolah batik dalam sebuah rancangan yang berkelas. Diantaranya Ou Fen asal Singapura, Zhuang Weiping asal Cina, Monica Lim Kabo asal Australia dan Changsook Choi dari Korea.
Alleira pun menampilkan busana batik anak dengan motif bunga freel dan dakron timbul dalam bentuk pita sebagai aksen manis untuk si kecil. Koleksi yang tampil dengan warna turquoise, saffron dan ruby red ini seakan menyiratkan dunia anak-anak yang indah dan penuh kegembiraan. [view]
Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW edisi September 2010




