Peran Penting Perempuan dalam Politik

Peran perempuan sangat penting bagi Partai Gerindra yang memperjuangkan perubahan bangsa demi menyelamatkan masa depan bangsa. Kaum perempuan adalah mayoritas di Indonesia. Perjuangan untuk kemajuan perempuan diarahkan untuk mendapat pengakuan yang sama dengan kaum laki-laki di berbagai bidang kehidupan. Demikian ditegaskan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam sambutannya pada acara Lokakarya Nasional Perempuan Partai Gerindra, di Jakarta beberapa waktu lalu.

http://pbs.twimg.com/media/BAO5EfcCAAALT4Z.jpgMenurut Prabowo kaum perempuanlah yang menjadi penentu masa depan putra putri bangsa Indonesia. Oleh karenanya, perempuan berpolitik dalam kehidupan adalah untuk membangun kehidupan politik yang lebih baik di Indonesia. Hal tersebut merupakan suatu upaya memberikan kesempatan pada perempuan untuk berpartisipasi dalam ranah publik khususnya pada bidang politik, untuk menjadi bagian dari sebuah proses dari sebuah proses demokrasi. “Untuk itu kader perempuan Gerindra harus bisa yakinkan kaumnya, bahwa perubahan hanya bisa datang dari dirinya sendiri. Saya selalu mendukung upaya-upaya dalam pemberdayaan perempuan,” tegasnya.

Sebelum membuka secara resmi Lokakarya yang mengangkat tema Penguatan Peran Politik Perempuan dalam Mewujudkan Kader Partau yang Berkualitas itu, Prabowo Subianto menegaskan semoga aktivitas seperti ini kian memperkokoh semangat kader perempuan Partai Gerindra. “Yakinkan rakyat kita bahwa tahun 2014 harus ada perubahan bagi bangsa Indonesia,” tegas mantan Danjen Kopassus ini yang dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda diresmikannya acara tersebut.

Sebelumnya, dalam sambutannya Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Anita Aryani, menegaskan belum maksimalnya kualitas dan kuantitas kader perempuan Partai Gerindra serta representasi perempuan di parlemen baik di DPR-RI maupun DPRD propinsi dan kabupaten/kota adalah sebuah kenyataan yang perlu diperbaiki. “Lokakarya ini sebagai upaya awal dalam membentuk kader perempuan yang berkualitas sebagai wujud kepedulian Partai Gerindra terhadap perjuangan perempuan dalam memperoleh hak-haknya,” ujarnya.

Lokakarya yang berlangsung selama tiga hari (20-22/4) di Hotel Maharani Jakarta itu diikuti sebanyak 120 kader perempuan mewakili 33 DPD dari seluruh Indonesia. Hadir pula dalam kesempatan itu Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prof DR Ir Suhardi, M.Sc, Sekretaris Jendral Ahmad Muzani, anggota DPR-RI Martin Hutabarat dan sejumlah Pengurus Pusat Perempuan Indonesia Raya (PIRA). Disamping itu hadir sejumlah undangan dari aktivis perempuan lintas partai dan perwakilan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ida Susilo Wulan.

Setidaknya dalam lokakarya nasional itu, peserta selain mendapatkan pembekalan dari para pakar politik, juga membahas seputar pelatihan kader perempuan yang berlaku di Partai Gerindra. “Hasil dari lokakarya ini akan menjadi acuan penyamaan persepsi seluruh kader perempuan Gerindra dalam upaya kaderisasi kaum perempuan. Sehingga upaya pemenuhan keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen baik di parlemen maupun di partai politik bisa terwujud,” pungkas Anita.

Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk Majalah Garuda, Edisi Mei 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s