Pas dan Berkelas

Sejak kehadirannya di Mall Taman Anggrek Jakarta, Parisian Department Store memberikan nuansa baru dalam dunia fashion. Tentu saja, publik Jakarta kian dimanjakan dengan hadirnya ragam koleksi pilihan dari brand-brand kelas dunia. Betapa tidak, beragam koleksi dari merek fashion, hadir dengan gaya yang sangat menarik, baik untuk koleksi pria, wanita, remaja dan anak-anak.

Dan di awal Juni lalu, Parisian Departement Store kembali memperkenalkan koleksi musim panas 2008 untuk pria bertajuk Men’s Summer Fashion Show 2008. Beberapa brand andalannya seperti Van Laack, Joseph Abboud, Philosophy Men, Tony Jeans dan Levi’s tampil dengan gaya dan kesan yang begitu kuat. Tentunya, lewat koleksi pakaian pria yang ada di jaringan ritel kelas dunia ini, tak ada kata susah untuk mendapatkan pakaian yang pas dan berkelas.

Brand Van Laack –yang tetap eksis selama 125 tahun— merupakan cerminan untuk kualitas prima, kecermatan dan kesempurnaan gaya. Hal ini terbukti lewat koleksi yang ditawarkan selalu menghadirkan bordir labelnya, di atas nama ‘Van Laack’. Selain itu, penggunaan kancing tiga lubang yang dipantenkan, menunjukkan kesempurnaan secara menyeluruh. Tak hanya itu, Van Laack pun konsisten menggunakan material berkualitas dari Itali. Ragam corak, warna, ukuran, pilihan kerah dan manset telah tersedia dengan sentuhan personal. Dari comfort loose hingga potongan pas badan yang fashionable.

Musim ini, Van Laack menampilkan garis-garis vertikal dengan warna maskulin dan berani, seperti merah, biru, hijau, dan coklat, baik dengan kombinasi kerah putih maupun senada. Koleksi kemeja ini mudah dipadu padan dengan aksesoris berupa dasi dengan warna-warna senada maupun celana formal berwarna netral, seperti hitam, coklat dan abu-abu.

Joseph Abboud, brand asal negeri Paman Sam, hadir khusus di Parisian Department Store, menawarkan ragam pilihan koleksi pakaian pria dari formal hingga kasual. Joseph Abboud hadir dengan bahan berkualitas prima, sangat nyaman dan tersedia dalam pilihan warna-warna menarik. Detil garis-garis vertikal dengan warna-warna alam seperti hijau pupus, dan coklat kian menawan. Koleksi jas dua kancing dengan padanan celana warna senada sangat cocok untuk eksekutif muda berjiwa dinamis.

Koleksi Philosophy Men, rancangan Tino Soon dan Allan Chan, desainer dari negeri jiran Malaysia pun bisa ditemukan di sini. Uniknya, setiap koleksi Philosophy Men diproduksi secara terbatas. Koleksi Chinese New Year, Christmas, dan Country Collection adalah koleksi wajib yang dikeluarkan saban tahunnya. Dan tahun ini, Philosophy Men mengeluarkan koleksi khususnya, seperti Olympic Collection.

Tahun ini, Philosphy Men mengeluarkan kemeja-kemeja santai berwarna netral, seperti broken white, coklat, dan army. Koleksi kemeja ini tersedia lengan panjang maupun pendek dengan potongan pas badan. Hadir juga koleksi celana cargo dengan warna-warna tanah. Celana panjang berpipa lebar dengan corak dan warna ‘berani’ bagi pria-pria metrosexual yang tak lagi takut bermain warna. Tersedia pula pilihan celana dengan potongan dan warna standar, seperti abu-abu, coklat, putih, dan lain-lainnya.

Mengandalkan bahan kaos dengan potongan pas badan yang ditawarkan Tony Jeans tak kalah menariknya dengan corak dan warna-warna berani namun lembut. Pun dengan koleksi celana kasual dengan potongan selutut dan warna-warna tanah menunjukkan kelas tersendiri. Lewat koleksinya, brand asal China memang memasar kalangan muda yang ingin tampil trendi, kasual, mandiri, dan percaya diri.

Pamor jeans buatan Levi’s memang tak pernah mati. Musim ini, Levi’s hadir dengan potongan boot cut, regular straight and slim straight. Tak ketinggalan, untuk kaum hawa, Levi’s menawarkan koleksi jeans dengan potongan slim dan skinny jeans dengan mid dan low rise. Semua koleksi Levi’s untuk musim ini terinspirasi pada trend yang hits ditahun 50-an, 60-an dan tahun 80-an.

Sebagai padanannya, Levi’s melalui koleksi Red Tab-nya, menampilkan atasan berupa t-shirt, dengan dan tanpa kerah. Lalu ada kemeja-kemeja santai dalam berbagai potongan dan warna ceria dengan grafis bergaya 80-an yang terinspirasi dari generasi bunga kaum hippies. Dan tentunya, lewat gaya tumpuk dan padu padan penggunaannya menjadi inspirasi bagi pemakainya baik tua maupun muda dalam mengekspresikan dirinya. [view]

Artikel ini dimuat di majalah VIEW edisi Juli 2008

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s