Banjir Rejeki Di Bulan Ramadhan

Kian tenar dan terkenal itu sudah pasti. Pundi-pundi pun penuh terisi. Paling tidak, selama sebulan lalu, ’kerja ekstra’ itu membuahkan popularitas dan materi. Tak pelak, momen Ramadhan lalu dijadikan panen segalanya bagi sebagian selebriti. Tidak hanya kalangan selebritas sebagai pelakon, pelaku industri televisi pun menanggung untung berlipat.

Ya, sejumlah selebritas kebanjiran manggung di tengah persaingan industri televisi yang makin ramai. Betapa tidak, dalam sehari, sosoknya nongol di beberapa kanal layar kaca selama sebulan penuh. Meski mata acara yang disuguhkan stasiun penayang pun boleh dibilang seragam. Mulai dari sinetron yang dikemas religi hingga acara komedi yang tayang langsung dibumbui aneka kuis dengan hadiah jutaan rupiah tentunya.

Dunia lawakan memang menarik dan menjanjikan. Terbukti, hampir semua stasiun televisi negeri ini menyuguhkan genre ini. Tak terkecuali pada saat bulan Ramadhan lalu. Selama sebulan penuh itu, para komedian mengocok perut pemirsa di kala waktu sahur atau menjelang berbuka puasa. Tak pelak, dari program itu pula, mereka mendulang rupiah.

Dan memang, dari tahun ke tahun, program ’tawa dan canda’ masih menjadi amunisi tokcer di bulan ramadhan selain sinetron sudah terlebih dulu memimpin. Adalah grup lawak Patrio, Cagur dan Bajaj yang laris manis di ramadhan tahun ini. Pasalnya intensitas kehadirannya baik secara personal maupun kelompok, paling tidak mengisi minimal dua stasiun televisi yang berbeda dalam sehari.

Semisal Eko Patrio, komedian yang tercatat sebagai caleg dari PAN ini hadir menemani pemirsa menjelang sahur lewat program Saurprise di RCTI. Lalu sore menjelang berbuka, Eko pun kembali mengocok perut pemirsa dalam Sambil Buka Yuk di stasiun ANTV secara live –serta dapat pula disaksikan tayangan ulangnya di waktu sahur. Dan di waktu yang bersamaan, Eko berserta grupnya Patrio pun tampil di stasiun TRANS7 dalam program Kolak Ramadhan.

Tak tanggung-tanggung, Eko di program Saurprise selain sebagai host, ia pun menjadi sutradara yang men-setting cerita berdasarkan permintaan penonton studio. Tentunya, dengan tugas ganda ini, Eko pun meraup honor lebih dibanding pemain yang lain.

Personil Patrio lainnya yang ketiban rejeki adalah Parto. Pelawak dengan aksen banyumasannya yang kental itu tampil bareng Eko di Saurprise dan SBY, yang disuguhkan secara live. Pun di program Kolak Ramadhan, dimana ia dan grupnya tampil dalam formasi lengkap. Dengan tampil di tiga kanal dalam sehari semalam, ‘lumbung harta’ Parto pun kian membumbung.

Jika Eko dan Parto hadir di program melucu, lain halnya dengan Akri yang tampil di sinekuis Para Pencari Tuhan Jilid 2 menemani santap sahur di saluran SCTV. Meski melakoni seorang ustadz, sisi humornya tak begitu saja dilepaskan. Tak pelak, penampilannya sebagai sosok ustadz pun kerap mengundang tawa. Bahkan, seperti tahun sebelumnya Para Pencari Tuhan Jilid 2 ini pun diputar ulang selepas adzan Magrib.

Melengkapi dua personil sebelumnya, saban sore menjelang berbuka puasa wajah Akri pun nongol dalam Kolak Ramadhan. Paling tidak, dirinya dan grup lawak Patrio –yang meroket lewat program Ngelaba di TPI— masih eksis memasuki tahun ke-14. Tidak saja, secara personil yang mujur, bendera Patrio pun terus berkibar di panggung hiburan. Bisa dibayangkan, jika mereka punya tarif Rp 35 juta untuk sekali manggung, maka minimal angka Rp 1 miliar masuk kantong Patrio. Dan menurut Eko, biasanya sesuai aturan manajemen, dari honor itu, masing-masing mendapat seperempat bagian, sisanya masuk kas grup.

Rupanya Cagur dan Bajaj pun ketiban hoki. Selain main bareng dalam sitkom Cagur Naik Bajaj di ANTV, keduanya pun saban hari selama ramadhan lalu nongol di program lainnya. Cagur –yang digawangi Narji, Denny dan Wendy— pun hadir menemani permisa di saat sahur lewat Cagur Sahur di Global TV.

Sementara Isa, Aden dan Melky yang tergabung dalam Bajaj tak kalah kocaknya dalam sinekuis Para Pencari Tuhan Jilid 2 di SCTV –menyusul sukses pada tahun lalu bersama aktor gaek Deddy Mizwar. Bahkan oleh stasiun penayang, program Cagur Naik Bajaj dan Para Pencari Tuhan Jilid 2 diputar ulang.

Meski kiprahnya belum terbilang lama, Cagur dan Bajaj boleh dibilang meraup kesuksesan meningkat berlipat, baik popularitas maupun materi. Menurut Isa Wahyu Prastantyo, memang sepertinya sudah menjadi tradisi, semua stasiun televisi di bulan ramadhan selalu menampilkan acara komedi. “Alhamdulillah, setiap bulan puasa memang sibuk. Personil Bajaj bekerja sebulan penuh. Di luar itu, rata-rata Bajaj hanya menerima sekitar tiga tawaran kerja dalam sebulan. Itu pun acara off air,” katanya.

Hal senada diungkapkan Narji, personel Cagur yang mengaku keiban banyak rejeki dan berlipat-lipat. “Pokoknya berlipat-lipat. Mungkin ini rejeki anak saya,” tegas Narji tanpa mau menyebutkan berapa lonjakan penghasilannya.

Selain para pelawak yang ‘panen rejeki’ tentunya para bintang sinetron pun demikian. Kerja ekstra mereka dalam sinetron kejar tayang menghasilkan pundi-pundi terisi penuh. Sebut saja misalnya, Marshanda, pesinetron muda ini tampil sejak pertengahan Agustus lalu dalam Aqso dan Madina di RCTI bersama Dude Herlino, Winky Wiryawan serta Carissa Putri.

Sebagai catatan, tahun lalu saja Marshanda menerima honor sekira Rp 25 hingga Rp 28 juta per episode-nya. Sementara, tersiar kabar bahwa Dude Herlino paling tidak menerima Rp 35 juta hingga Rp 40 juta per episode. Bisa ditebak, berapa rupiah yang diboyong mereka hanya untuk sinetron religi khas ramadhan yang tayang lebih dari 30 episode itu.

Tak ketinggalan, sosok yang kerap menyapa pemirsa di layar kaca selama sebulan penuh adalah Quraish Shihab. Selain tampil dalam program Tafsir Al-Misbah –yang sudah menjadi langganan saban tahun di Metro TV— mantan menteri Agama era Suharto itu pun mengisi program kultum penghantar berbuka puasa di RCTI. Sosok tokoh agama dengan gayanya yang khas itu pun hadir saban hari menyapa pemirsa setia TVRI.

Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW edisi Oktober 2008

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s