Ponsel Bikin Perempuan Lebih Berani

foto: dok. AXE

Bicara soal jodoh, bukan suatu yang tabu lagi bagi banyak wanita. Jaman modern kini jauh berbeda dengan dulu kala. Terlebih di era komunikasi yang kini kian  canggih. Tak heran, jika tak sedikit kaum wanita menjadi lebih agresif dalam memulai suatu hubungan. Dan telepon seluler (ponsel), diyakini ikut berperan dalam perubahan ini.

Lantas, apa hubungannya ponsel dengan perubahan pola pikir wanita dalam hal mencari pasangan?. Memang, jika jaman dulu para orangtua berperan besar dalam menentukan pasangan hidup putra-putrinya. Kini, seiring berkembangnya zaman serta pemahaman gender, membuat cara pandang dan berfikir masyarakat mulai bergeser. Ditambah lagi dengan begitu cepatnya beragam inovasi teknologi alat komunikasi bernama ponsel. Dimana pada akhirnya menjadi ’perangkat’ yang wajib dimiliki dan hadir dalam setiap aktivitas sehari-hari. Tak sekadar sebagai aksesoris pemanis tampilan atau komunikasi, tapi juga sebagai alat penunjuk gengsi.

Dan, baru-baru ini muncul tren baru bernama NUMBERTIS. Sebuah tren yang menunjukkan kecendrungan para wanita untuk memberi nomor telepon kepada lawan jenis yang mereka sukai. Seperti tayangan sebuah iklan komersial dari  produk pewangi badan yang menggambarkan perilaku wanita ketika naksir seorang pria. Betapa agresifnya wanita itu, dengan berani menuliskan nomor telepon pribadinya.

Berdasarkan penelitian Axe Research Lab, yang dilakukan terhadap 342 wanita di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dengan rentang usia 16-29 tahun  pada Agustus 2009 lalu, terkuak beberapa perilaku wanita masa kini dalam memandang tahap awal hubungan asmara mereka. Sebanyak 89 persen, menganggap ponsel sangat penting dalam memulai suatu hubungan dengan pria. Ponsel dianggap sebagai medium sangat privat, sehingga dengan alat ini wanita menjadi lebih bebas memancarkan sinyal ketertarikan kepada sang pujaan yang diincarnya.

Biasanya, hubungan dimulai dengan saling berkirim pesan pendek (SMS), yang isinya dari sekadar basa-basi hingga berakhir pada rayuan. Faktanya, sebanyak 67 persen dari responden mengatakan, sebuah hubungan dengan pria bisa berawal dari komunikasi lewat SMS sebelum ke tahap selanjutnya. Bahkan 64 persen responden merasa bahwa mengirimkan sinyal yang menggoda kepada pria incarannya kian menambah seru.

Tahap selanjutnya, adalah ngobrol lewat ponsel. Dan ternyata 56 persen dari responden meyakini bahwa jika pria sudah masuk ’perangkap’ ke dalam tahap ngobrol berarti pertanda telah dimulainya sebuah hubungan. Bahkan fakta lain menunjukkan sebanyak 68 persen mengakui sangat menikmati untuk bisa menggoda pujaan hatinya lewat obrolan melalui ponsel. Lebih dari itu, sebanyak 79 persen, mengaku lebih merasa puas dan leluasa flirting (saling menggoda) lewat ponsel daripada internet.

Jadi, berdasarkan riset tersebut, tampaknya bukan sesuatu yang aneh bila kaum wanita kini lebih berani memainkan peran awal dimulainya suatu hubungan. Terlebih di wilayah urban seperti Jabodetabek dengan segala fasilitas pendukungnya, seperti mal-mal atau tempat hiburan termasuk operator penyedia layanan komunikasi yang terus menjamur.

Dan memang, menjadi wajar, karena lewat ponsel yang sifatnya pribadi, wanita tak lagi malu dalam mengungkapkan perasaannya seperti bila bertatap muka dengan pria yang menjadi incarannya. Dimana wanita bisa mengetahui apakah seorang pria menyukainya hanya dari cara lawan jenisnya ketika berbicara di telepon. Hal ini diperkuat dari 81 persen, responden mengakui bisa dengan mudah mengetahui apakah pria yang meneleponnya itu menyukai atau tidak.

Hingga pada akhirnya, jika sudah kerap berkomunikasi lewat ponsel, sebanyak 61 persen responden, tak keberatan untuk mulai berkencan dengan si pria pujaannya. Namun begitu, sebanyak 90 persen, dari responden baru akan mengiyakan ajakan kencan si pria, jika sang pria pujaanya itu tak memiliki masalah dengan bau badan. [view]

Tulisan ini ditulis dan dimuat untuk majalah VIEW Edisi Nopember 2009

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s