ECO-LIFESTYLE ALA IIMS 2010

Sepertinya, gerakan untuk kembali hidup selaras dengan alam terus digadang-gadangkan banyak pihak. Pun dengan dunia otomotif –yang kerap menjadi kambing hitam atas ketidakseimbangan alam— berkomitmen menghadirkan inovasi teknologi yang ramah lingkungan. Sehingga tak heran, jika gelaran pameran tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS 2010) yang memasuki tahun ke delapan belas ini mengusung tema Eco-Technology Motoring. Sebuah upaya yang menitikberatkan kepada harapan dari semua yang terlibat dalam industri otomotif untuk bisa mendukung gerakan industri otomotif yang berorientasi pada lingkungan.

Pameran –yang berlangsung sejak 23 Juli hingga 1 Agutus— yang diikuti lebih dari 22 merek kendaraan ini pun saling memamerkan mobil konsep berlabel ‘eco-lifestyle’. Seperti Daihatsu yang menghadirkan Fuel Cell Engine dan mobil konsep e.S (eco and Smart), sebuah mobil ber-cc kecil dan hanya mengkonsumsi seliter bensin untuk jarak 30km. Sementara, Suzuki yang mengusung Unlimited Green Technology memamerkan Suzuki R3, jenis MPV konsep terbaru yang ramah lingkungan.

Pun dengan merek Toyota yang mengangkat tema We Innovate the Eco-Life for You, dipresentasikan lewat produk dan layanan yang sarat dengan kepedulian lingkungan. Dan tentunya masih banyak brand lainnya seperti Subaru, Audi, Mitsubishi Hyundai, Mazda, VW, Proton, KIA, Chevrolet BMW, Mercedes, Ford, Nissan, Honda serta merek kendaraan besar yang tak mau ketinggalan untuk melabelkan ‘green technology’ pada jajaran mobil yang dipamerkan.

“Paling tidak inilah ajang bagi seluruh ATPM untuk menunjukkan komitmennya menghadirkan produk berteknologi ramah lingkungan,” ujar Johnny Darmawan, selaku Ketua Penyelenggara IIMS 2010. [view]

Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW edisi Agustus 2010

KAMPANYE GAYA HIDUP MARI BICARA

Setelah berjalan tiga tahun, kampanye Mari Bicara yang diusung SariWangi dinilai mampu kesadaran perempuan Indonesia dalam mengambil inisiatif berkomunikasi dengan pasangannya. Dan untuk memberi inspirasi bagi pasangan lainnya, gerakan Mari Bicara itu dibukukan dengan judul Mari Bicara – 100 Kisah Menghangatkan Hati tentang Menjalin Komunikasi dari dan untuk Pasangan Suami Istri Indonesia.

Peluncuran buku yang memuat 100 kisah nyata dan inspiratif kiriman perempuan Indonesia ini berlangsung di toko buku Kinokuniya, Plaza Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, pasangan selebriti Ira Wibowo dan Katon Bagaskara yang didapuk sebagai ikon dari kampanye ini ikut membeberkan pengalaman seputar komunikasi mereka sebagai pasangan suami istri.

“Melalui buku ini, SariWangi berusaha memfasilitasi pasangan Indonesia dalam mewujudkan komunikasi efektif,” ujar Senior Brand Manager SariWangi, PT Unilever Indonesia Tbk, Nanang Siswanto. [view]

Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW edisi Agustus 2010

MAZEE, DESTINASI BARU DUNIA FASHION

foto by izoruhai

Selera dan gaya hidup kaum urban terus berkembang, termasuk dalam dunia pasar mode. Salah satunya yang dihadirkan pusat perbelanjaan fX Lifestyle X’nter lewat Mazee The Art and Fashion Store yang menawarkan konsep baru di dunia ritel. Outlet yang menempati lantai f6, fX Lifestyle X’nter ini memang sengaja ditujukan untuk para pecinta fashion, art dan musik yang berjiwa muda dan update dengan gaya hidup terkini.

Dan di Mazee –yang berarti labirin— ini, pengunjung akan menemukan sekira 60 unit gerai dari beragam brand karya anak bangsa dengan penempatan berliku-liku mirip sebuah labirin di area seluas 1.675 meter persegi. Selain penataan yang unit dan atraktif ini juga menerapkan konsep lovely everyday objects dengan memanfaatkan produk-produk yang biasa digunakan sehari-hari dengan tema visual merchandise summer backyard party.

“Kami berharap kaum urban dapat lebih termotivasi untuk mengeksplorasikan inspirasi yang menghasilkan hasil karya kreatif, stylist, dan unik,” ujar Albert Jahja, selaku Deputy Marketing Director Mazee. [view]

Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW edisi Agustus 2010

PESONA KAIN TRADISIONAL INDONESIA

Wastra alias kain-kain tradisional Indonesia memiliki keindahan dan keunikan tersendiri. Meski demikian, banyak diantara masyarakat yang kurang menyadari akan hal itu. Tak heran, jika kain-kain tradional itu hanya menumpuk di dalam lemari. Padahal kain-kain itu bisa bernilai lebih dan bisa dikenakan dalam aktifitas sehari-hari. Seperti yang ditawarkan Stephanus Hamy, perancang mode kenamaan ini bersama fashion stylist Debby Suryawan dalam tiga bukunya yang bertajuk Chic Mengolah Wastra Indonesia seri Tenun NTT, Wastra Bali dan Batik Jawa Barat.

Di buku ini memuat bagaimana cara memadankan kain tradisional dengan busana harian agar bisa dikenakan untuk beragam event, bahkan harian saat kerja. Misalnya untuk usia 40-an, desain lebih formal dengan pemilihan warna yang gelap dengan potongan simpel untuk memberi elegan. Sedangkan untuk usia 20-30an, sentuhan ceria dan muda sangat terasa pada pemilihan warna, dan potongan yang lebih rumit, seperti rok dengan akses lipit, obi, balero dan tube dress yang menggelembung di bagian bawah.

”Tiap kain memiliki motif dan karakter yang berbeda, sehingga diperlukan gaya yang berbeda pula, misalnya wastra batik Jawa Barat yang ringan, penuh warna dan atraktif, sangat cocok dipadupadankan untuk keseharian dan pesta koktil,” ujar Stephanus Hamy saat peluncuran buku Chic Mengolah Wastra Indonesia di Pasaraya Grande, Jakarta beberapa waktu lalu yang dimeriahkan dengan peragaan busana kain tradisional. [view]

Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW edisi Agustus 2010

SATU DEKADE OLAY PENUH INOVASI

Menjadi tua adalah keniscayaan. Namun, hal itu kerap dirisaukan manusia, khususnya kaum hawa. Terlebih, ketika tanda-tanda penuaan itu perlahan mulai menghampiri di raut wajah. Ya, memiliki kulit wajah yang cantik dan bersinar adalah impian semua wanita. Ragam ritual dan produk kecantikan, mulai dari tradisional hingga yang ditopang dengan teknologi canggih pun kerap jadi buruan kaum hawa. Salah satunya adalah Olay Total Effects, yang diklaim mampu mengatasi tujuh tanda penuaan kulit.

Menurut Junita Kartikasari, PR Manager P&G Home Product Indonesia, kesuksesan produk ini membuat banyak kaum hawa menyadari akan mimpi mereka terhadap kulit yang cantik. Terlebih, merek perawatan wajah –yang mengandung Niacinamide, antioksidan dan panthenol yang membantu untuk mendapatkan kembali kulit yang bersinar— ini banyak digunakan oleh selebriti dunia. Sejak diperkenalkan sepuluh tahun silam, Olay mampu mewujudkan harapan dan impian jutaan wanita untuk mendapatkan kulit yang cantik. Hal ini telah dibuktikan para selebriti sekaligus brand ambassador Olay dari seluruh penjuru Asia dalam perayaan 10 tahun iconic boutique-nya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam perayaan itu, para ikon dari Asia, termasuk Ira Wibowo, Soraya Haque, Cynthia Lamusu, Nola dan Widi dari Indonesia. Lalu ada Miriam Quiambao dari Filipina, Tisca Chopra dari India, Truong Ngoc Anh dari Vietnam, dan Bernie Chan dari Malaysia. Dengan balutan busana rancangan Widhi Budi Mulia, para ikon kecantikan dari kawasan Asia itu tampak lebih muda dari usianya. “Teman-teman saya mengatakan, saya terlebih lebih muda dan segar. Bahkan mereka tidak percaya kalau saya sudah berumur 42 tahun,” ujar Ira Wibowo yang mengaku sudah menggunakan produk tersebut selama empat tahun. [view]

Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW edisi Juli 2010

DOUBLE YOUR SPEED WITH FASTNET

Mega Speed. Ya, inilah persembahan First Media lewat layanan FastNet-nya yang akan memberikan pengalaman tersendiri saat menjelajahi dunia internet yang lebih cepat, stabil dan tanpa batas. Pasalnya, penyedia jaringan komunikasi broadband terbesar dan terkemuka di Indonesia ini menawarkan akses internet double speed, yakni dengan kecepatan hingga dua kali lipat dari sebelumnya.

Paket mega speed yang ditawarkan merupakan peningkatan dari paket sebelumnya, seperti paket 768Kbps ditingkatkan menjadi paket Express dengan kecepatan 1,5Mbps. Paket 1,5Mbps menjadi paket Premium berkecepatan 3Mbps. Pun dengan paket 3Mpbs digandakan menjadi paket Professional dengan speed 6Mbps. Sementara paket Ultimate yang memiliki kecepatan 10Mbps merupakan paket baru yang ditawarkan beberapa waktu lalu. Lantas bagi pelanggan lama dengan paket 512Kbps juga dilipatgandakan menjadi 1Mbps.

President Director PT First Media Tbk,  Hengky Liwanto, menegaskan, generasi baru FastNet ini membuktikan komitment First Media, sebagai penyedia layanan The Broadband Internet untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan sesuai dengan standar internasional. “Meskipun kecepatan akses internet bertambah cukup signifikan, biaya yang harus dikeluarkan relatif lebih murah,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Deddy Handoko, Product Development and Marketing PT First Media, Tbk bahwa paket FastNet Mega Speed –yang terdiri dari FastNet Express, Premium, Professional, dan Ultimate— ditawarkan dengan harga yang menarik disertai dengan promo fasilitas, seperti gratis pemasangan dan gratis modem selama masa langganan. Dan bagi pelanggan baru akan mendapatkan paket free HomeCable Ultimate selama tiga bulan. Selain itu, First Media pun menyediakan Trial Pack, seharga Rp 195.000 dengan kecepatan minimum 1Mbps selama tiga bulan. “Inilah koneksi broadband yang sesungguhnya, tak sekedar lebih cepat, tapi stabil dengan harga yang terjangkau,” tegasnya.

Nah, untuk bisa merasakan dahsyatnya unlimited download, streaming, browsing, chatting dan gaming online tanpa hambatan serta  bebas kuota dengan kecepatan minimum 1Mbps, segera hubungi sales center FastNet atau hubungi website resminya http://www.firstmedia.com [view]

Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk VIEW Edisi Juli 2010.