Longki Djanggola: Bekerja untuk Rakyat

Sosoknya begitu sederhana namun bersahaja. Melayani dan mengayomi masyarakat adalah tekad kepemimpinannya. Tak heran model kepemimpinannya ini menyentuh hati rakyat dan disegani lawan politiknya.

Drs H Longki Djanggola, M.Si (58), sosok pemimpin yang selalu menjadi inspirasi bagi banyak kalangan, baik kawan maupun lawan politiknya. Tak heran bila sejak tahun 2002 silam hingga kini, ia dipercaya untuk mengemban amanah memimpin Kabupaten Parigi Moutong –salah satu kabupaten di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) selama dua periode. Selama menjalankan kepemimpinannya, beragam penghargaan dari pemerintah pusat maupun lembaga negara telah disandangnya.

Kini, putra daerah kelahiran Palu, 11 November 1952 itu maju sebagai salah satu calon gubernur (cagub) pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sulteng yang akan digelar 6 April 2011 mendatang. ”Saya siap memimpin jika rakyat mempercayai saya membangun daerah ini, ” tandas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra, Sulteng ini.

Ya, dalam perhelatan pesta demokrasi untuk memperebutkan kursi nomer satu di Provinsi Sulteng periode 2011 – 2016 ini, bersama H. Sudarto SH, MH (62) –anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) yang sekaligus mantan Bupati Banggai dua periode— Longki bertekad untuk memajukan Sulteng tampil sejajar dengan provinsi lainnya. Oleh karenanya ia pun telah menyusun program kerja yang bisa mensejahterakan rakyat dan berpihak pada rakyat. “Kami juga membuka diri kepada siapapun dan partai politik manapun untuk mewujudkan visi-misi Gerindra untuk membangun Sulteng dan Indonesia,” kata suami dari Zalzulmida Aladin, SH. CN.

Guna mewujudkan tekad mulia tersebut, penerima penghargaan Citra Karya Abadi Pembangunan tahun 2007 sebagai 10 Pemimpin Daerah Terbaik ini, telah menetapkan lima langkah yang akan dilakukan dalam masa kepemimpinannya nanti. Diantaranya pertama; melakukan reformasi birokrasi. Kedua; peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ketiga; peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Keempat; pengelolaan sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan serta yang terakhir penegakan supremasi hukum dan HAM.

Baginya untuk mencapai kesejahteraan pun haruslah terencana, yakni dengan menciptakan suasana aman dan kedamaian. Disamping itu sebagai aparatur hendaknya menjadi pelayan masyarakat dan pemimpin yang dicintai rakyatnya. Semua itu bisa diawali dengan bagaimana membangun pola pikir yang bersumber pada perubahan paradigma pembangunan, misalnya dari sentralisasi menjadi desentralisasi.

Longki meyakini bahwa pembangunan dapat terlaksana dengan baik bila didukung perencanaan yang matang, komprehensif dan berbasis data yang akurat serta bersifat aspiratif. Untuk itu, Longki yang dikenal sebagai pemimpin yang tak kenal lelah dan pekerja keras itu kerap mengajak jajarannya untuk menyelesaikan tugas yang tengah diamanahkan kepadanya.

”Kerja belum selesai saudara-saudara. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan. Pemerintah ada karena rakyat yang memilihnya, artinya untuk rakyatlah kita bekerja,” kata ayah dua putra ini dalam sebuah kesempatan, saat ditanya soal pemikirannya dalam mensejahterakan rakyat.

Untuk maju ke Pemilihan Gubernur 2011 mendatang, Longki selain usung oleh Partai Gerindra, sebagai gerbong politiknya, ia beserta pasangannya didukung sejumlah partai politik di antaranya Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai  Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Patriot, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hanura. [G]

Artikel ini ditulis dan dimuat untuk majalah GARUDA, Edisi Februari 2011

* Catatan:

Kini sejak Mei 2011 Longki Djanggola didampingi Sudarto memimpin Sulteng untuk periode 2011-1016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s