KLB Partai Gerindra 2012 : Perjuangan Kader Menghadapi 2014

Di sepanjang perjalanan menuju lembah Hambalang yang ada di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tampak spanduk selamat datang terpampang di sisi kanan kiri jalan. Pagi itu, hawa sejuk masih menyelimuti kawasan lembah Hambalang. Di beberapa sudut lokasi sejumlah panitia dan tenaga pendukung terus berbenah menyelesaikan berbagai keperluan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 2012.

Agenda utama dari KLB –yang berlangsung di pendopo utama yang ada di lapangan itu— adalah perubahan sejumlah pasal dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, seiring dengan telah disahkannya UU No 2/2011 tentang Partai Politik. Setidaknya KLB ini diikuti sebanyak 1.200 orang dari perwakilan pengurus DPC dan DPD se-Indonesia.

Suasana sejuk sepertinya masih menyelimuti lembah Hambalang, meski sinar matahari mulai menembus menyelinap sudut-sudut lokasi kongres. Sejumlah peserta mulai memadati lokasi acara. Ada yang datang dengan kendaraan pribadi yang telah dilengkapi stiker khusus. Namun sebagian besar peserta didatangkan secara rombongan dengan bus yang diberangkatkan dari tempat mereka menginap di sejumlah hotel di Jakarta. Tampak kesibukan mulai meningkat ketika satu persatu peserta memasuki ruang kongres melalui pemeriksaan yang ketat. Pasukan pengamanan gabungan yang terdiri dari kader Gardu Prabowo, Satria Muda Indonesia dan Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) ditempatkan di berbagai titik.

Pagi itu, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memasuki lokasi acara dengan diiringi marching band Taruna Gerindra. Di pintu masuk telah berdiri Ketua Umum, Suhardi didampingi Sekretaris Jenderal, Ahmad Muzani dan Bendahara Umum T. A Muliatna Djiwandoro menyambut kedatangan Prabowo Subianto. Sebelumnya, sejumlah petinggi partai Gerindra, anggota DPR-RI dari Fraksi Gerindra serta sejumlah undangan khusus telah lebih dulu hadir dan langsung menempati tempat di panggung utama. Tak lama kemudian, acara pun dimulai dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul mars Gerindra dan mengheningkan cipta untuk mendoakan para pahlawan bangsa.

Usai memberikan sambutan, Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi membuka secara resmi Kongres Luar Biasa dengan ditandai pemukulan gong didampingi Sekretaris Jenderal dan Bendahara Umum. Sejurus kemudian, sidang paripurna KLB 2012 langsung dipimpin Sekretaris Jendral, Ahmad Muzani didampingi Ketua Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Edhy Prabowo, dan tiga Ketua DPD perwakilan Indonesia dari kawasan barat, tengah dan timur. Dalam sidang paripurna KLB itu mengagendakan pandangan umum dari setiap DPD se Indonesia, pemberian mandat kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk mengubah AD/ART partai dan mengajukan Prabowo Subianto untuk maju sebagai Calon Presiden RI pada pilpres 2014 mendatang.

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk menyampaikan pidato politiknya. Dalam kesempatan itu, Prabowo tak henti-hentinya menyampaikan terimakasihnya kepada para kader atas kerja keras dan perjuangannya dalam membumikan Gerindra di seluruh pelosok negeri. Bahkan diawal sambutannya, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu sempat tersedu menahan haru.

“Saya mengerti, saudara kesini dengan penuh pengorbanan. Ada dari saudara-saudara yang datang lewat laut, darat, sungai untuk datang di siang hari ini. Maaf saya terharu atas pengorbanan saudara-saudara. Saya minta maaf, saya belum bisa membantu saudara-saudara di tempat yang susah,” ujarnya terbata-bata.

Begitu pula ketika ia hendak mengakhiri pidato politiknya. “Saya mengucapkan terima kasih atas pengorbananmu. Saya bangga mendapat kepercayaan dari saudara-saudara sekalian, sekali lagi terima kasih,” pungkasnya yang disambut tepuk tangan para peserta KLB.

Acara kongres pun diakhiri dengan penyerahan ketetapan sidang paripurna dari pimpinan sidang kepada Prabowo Subianto selaku penerima mandat. Lalu ditutup dengan doa –yang disampaikan dalam tiga agama yakni Islam, Kristiani dan Hindu— dipimpin oleh Ketua Bidang Agama DPP Partai Gerindra sekaligus Ketua Umum Gemira, Habib Mahdi Alatas didampingi Ketua Umum Gema Sadhana, dan Ketua KIRA.

Dalam kesempatan itu peserta kongres pun mendapat kesempatan untuk berjabat tangan dan memberikan ucapan selamat kepada Prabowo Subianto. Sontak antrian panjang tak terhindarkan. Begitu pula saat peserta berangsur-angsur meninggalkan lokasi kongres. Butuh waktu lama untuk bisa keluar dari lokasi yang dipadati kader partai dari seluruh pelosok negeri. [G]

* Catatan : Artikel ini ditulis dan dimuat di Majalah GARUDA, edisi 16/April/2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s