Indar Jaya : Politik itu Seni Perjuangan yang Indah

Ketika hingar bingar panggung politik begitu menggoda, hatinya tak lantas kepincut. Perlu pemikiran panjang untuk menyandingkan antara aktivitas bisnis dengan politik, terlebih menjadi bagian dari partai politik. Tak sedikit tawaran manis dari kolega bisnis seputar politik praktis. Namun kehadiran Prabowo Subianto di bawah panji Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang menawarkan perubahan mampu memikat hatinya.

indarJujur diakui Ir Indar Jaya, putra daerah sekaligus pengusaha di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan ini sebelumnya tak pernah ada minat untuk terjun di dunia politik. “Entah kenapa, ketika Pak Prabowo tampil mengawal Gerindra, hati ini tergerak untuk ikut serta,” ujar pria kelahiran Takalar, 21 September 1973 ini.

Menurutnya, perjuangan politik yang diusung Prabowo tak sekadar mengantarkan para kadernya menjadi pelaku politik praktis belaka. Lebih dari itu, ada tugas mulia yang harus dijalankan seorang politisi yakni mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran. Semua itu dilakukan lewat aktivitas politik yang tak kenal lelah. “Karena sejatinya politik itu perjuangan. Saya tidak sependapat jika politik itu kotor, karena bagi saya politik itu seni perjuangan yang indah,” jelasnya.

Akhirnya setelah mempelajari perjuangan Prabowo di bawah bendera Partai Gerindra, Indar demikian ia biasa disapa, pun ikut memperjuangkan pembentukan berdirinya partai berlambang kepala burung garuda di tanah kelahirannya, Kabupaten Takalar. Hanya dalam waktu dua pekan, bersama teman-teman seperjuangannya berjibaku tanpa lelah berhasil membentuk Partai Gerindra. Kala itu, dalam benaknya hanya ada niat untuk membantu perjuangan yang digelorakan Prabowo dan membentangkan sayap garuda di kampungnya.

Kerja kerasnya berbuah manis, ayah tiga anak ini berhasil duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar. “Meski hanya satu kursi, keberadaan Gerindra di DPRD Takalar cukup diperhitungkan,” tegas Indar yang dipercaya sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Takalar ini.

Selain bertugas sebagai anggota legistatif, Indar pun dipercaya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Takalar. Menurutnya, tugas berat tak sekadar menjalankan fungsi legislasi tapi membesarkan dan menyiapkan mesin-mesin partai dalam menghadapi pesta demokrasi baik tingkat lokal maupun nasional. Pasalnya hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Takalar dan Provinsi Sulawesi Selatan bakal dihelat pada tahun 2013 mendatang. Tugas berikutnya mengantarkan kemenangan Gerindra dan Prabowo menjadi Presiden RI pada Pemilu 2014 nanti.

Setidaknya, target dalam pesta demokrasi mendatang, mengantarkan kemenangan atas Andi Rudiyanto Asapa, SH, LLM yang berpasangan dengan Andi Nawir, MP yang maju dalam pilgub Sulsel 2013. Disamping itu, Indar pun tengah digadang-gadangkan sebagai bakal calon terkuat untuk bersanding dengan Sekkab Takalar, Andi Jen Syarif Rifai yang akan maju dalam pilkada Kabupaten Takalar. “Dan pada pileg 2014 mendatang, kami menargetkan kemenangan Gerindra, minimal satu fraksi,” ujarnya.

Disamping membesarkan partai hingga ke tingkat paling bawah, sebagai anggota dewan, Indar akan terus memperjuangkan manivesto Gerindra, salah satunya mengerem laju pertumbuhan minimarket-minimarket yang kian merajalela di Takalar. “Inilah aspirasi warga yang berhasil kita kumpulkan, bahwa kemunculan minimarket-minimarket itu berimbas pada perekonomian masyarakat,” ungkap lulusan Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini.

Menurut pria yang dibesarkan di keluarga petani ini, ia sangat merasakan sekali bahwa pemerintah juga terkesan kurang tegas, tak berani melindungi petani dan pasar domestik dari serbuan impor serta penetrasi perdagangan bebas. Tak pelak, kondisi inilah yang memicu dirinya untuk terus memperjuangkan nasib petani dan nelayan sebagaimana termaktub dalam delapan program aksi yang dicanangkan Gerindra.

Rupanya, kehadiran Partai Gerindra di kampung halamannya –yang masih menjadi lumbung partai berlambang pohon beringin— mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat Takalar yang mayoritas sebagai petani. Pasalnya, di mata masyarakat Gerindra adalah satu-satunya gerakan yang memperjuangkan nasib para petani dan nelayan Takalar.

“Sampai hari ini kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada rakyat. Saya sangat yakin, jika kita berjuang bersama Pak Prabowo mampu membawa nasib petani dan nelayan sejahtera,” tandasnya.

Untuk meningkatkan kapabilitas anggota dalam menghadapi ‘medan perang’ politik yang sebenarnya, pihaknya mengikutsertakan kadernya dalam pengkaderan di Bukit Hambalang, termasuk dirinya. Pasalnya, kapabilitas dan militansi kader keluaran Hambalang diyakini menjadi modal kekuatan yang akan mampu memenangkan percaturan politik. Hal ini dibuktikan dengan perkembangan partai di Takalar yang terus meningkat. “Untuk itu, mari berjuang membesarkan partai ini, memperjuangkan agenda partai, meski berat yang penting kita solid dan tetap bersama-sama menjadikan Prabowo sebagai Presiden kita,” pungkasnya. [G]

Catatan: Artikel ini ditulis dan dimuat untuk Majalah GARUDA edisi Juli 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s