Lebih Dekat Dengan Willgo Zainar : Mengabdi untuk NTB

Nasionalis, tegas dan berani bukanlah sekadar jargonnya semata. Tapi memang gambaran yang melekat pada diri Willgo Zainar, SE, MBA. Terbukti, jiwanya terusik kala menyaksikan kegetiran hidup masyarakat di tanah kelahirannya. Hatinya menjerit, ketika melihat masyarakat yang harus menjual piring makan hanya untuk membeli beras. Mau tidak mau, dunia politik praktis diselaminya demi sebuah perubahan yang lebih baik. “Saatnya saya mengabdi untuk NTB,” tekadnya.

CALEG DPR-RI DAPIL NTB NO URUT 1

CALEG DPR-RI DAPIL NTB NO URUT 1

Keterlibatannya di pentas politik bermula ketika Willgo memberanikan diri maju sebagai kandidat Wakil Walikota Mataram mendampingi Ridwan Hidayat pada 2005 lalu. Walau kalah, tak membuatnya mengurungkan niat untuk terus berbuat sesuatu demi tanah leluhurnya. Jelang Pemilu 2009, sebagai anggota dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Nusa Tenggara Barat (NTB), semangatnya kembali muncul kala menyaksikan iklan Partai Gerindra yang menggambarkan perjuangan Prabowo Subianto dalam upaya membawa perubahan bangsa.

Lalu pada Mei 2010, Willgo berkesempatan bertemu dengan Prabowo Subianto selaku Ketua Umum DPN HKTI. Tak dinyana, dalam pertemuan itu Willgo bersua dengan sahabat lamanya dari Jawa Tengah yang juga duduk anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra, Abdul Wachid. Dalam perjalanan kembali ke Jakarta dengan menumpangi pesawat jet pribadi Prabowo, Willgo terlibat diskusi dengan Martin Hutabarat. “Beliau meminta kepada saya jika ingin bantu Pak Prabowo maka sebaiknya dengan dua kaki, di HKTI dan di Gerindra,” kenang lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Mataram ini.

Tiga bulan setelah pertemuan itu, kepengurusan DPD HKTI Provinsi NTB dilantik oleh Prabowo Subianto. Rupanya, selain terlibat di HKTI NTB, pada Oktober 2010, Willgo ditugasi untuk duduk sebagai pejabat sementara Ketua DPDPartai Gerindra NTB. Belum genap setahun menjabat, ia ditugaskan sebagai Bendahara pada Juli 2011 hingga Agustus 2012. Dan, sejak Agustus 2012 lalu suami dari Dessy Indrayani ini dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Prabowo Subianto, sebagai Ketua DPD Partai Gerindra NTB. ”Sebagai kader, harus siap menjalankan tugas dan tunduk pada apa yang menjadi ketetapan partai,” ujar pria yang mengenyam pendidikan International Business and Marketing di Berkeley, California ini.

Sosok pria pemberani dan bersahaja ini lahir dan dibesarkan dari keluarga pedagang di Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski begitu bukan berarti ia tak mengenal dunia politik yang penuh intrik. Cerita di balik hingar bingar panggung politik acap ia peroleh dari sang ayah. Maklum, kediamannya sering disambangi kolega orangtuanya dari kalangan pejabat, birokrat, anggota dewan dan politisi pada umumnya. ”Biasanya, kalau tamu datang, saya duduk di samping orangtua atau di bawah kursi hanya untuk mendengar percakapan orangtua saya dan tamu itu,” kenang pria kelahiran Ampenan, 28 Oktober 1968.

Kini, nama Willgo tercatat sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR-RI nomor urut 1 dari Partai Gerindra untuk daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat. Lantas seperti apa pergerakannya sebagai caleg sekaligus pejuang politik yang berlatar belakang pengusaha ini dalam menghadapi Pemilu 2014 nanti? Kepada Hayat Fakhrurrozi dari MajalahGaruda, di tengah kesibukannya menahkodai DPD Partai Gerindra NTB, ayah lima orang anak ini menjelaskan aktivitas politiknya. Berikut petikan wawancaranya:

Bisa ceritakan aktivitas keseharian Anda saat ini?

Kegiatan sehari-hari sebagai seorang pengusaha yang saat ini mendapat amanah menjalankan tugas sebagai Ketua DPD Partai Gerindra dan Ketua DPD HKTI, NTB. Amanah tersebut saya jalankan dengan senang hati sebagai ladang pengabdian pada bangsa dan negara, khususnya daerah saya, NTB.

Bagaimana perkembangan Partai Gerindra NTB yang Anda pimpin saat ini?

Sebagai Partai yang baru berumur menjelang 6 tahun, saya merasakan dari waktu ke waktu Partai Gerindra sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat baik secara nasional maupun lingkup NTB. Alhamdulillah, sampai saat ini saya tidak mendengar ada resistensi dari masyarakat pada Partai Gerindra ketika kami dan caleg-caleg mendatangi untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.

Jika dibandingkan dengan partai lain, bagaimana posisi Partai Gerindra NTB?

Saya kira posisi Partai Gerindra di NTB masuk pada partai tiga besar peserta pemilu saat ini. Saat ini kita baru memiliki dua orangkader yang duduk sebagai anggota DPRD Provinsi dan 10 orang anggota DPRD dari 10 Kabupaten/Kota yang ada di NTB.Kalau sebelumnya kantong-kantong Partai Gerindra dapat kita lihat dari keterwakilan anggota dewannya yang ada di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, KabupatenBima, Kabupaten Lombok Barat, Kota Bima, Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Lombok Timur, maka saat ini kami yakin penyebarannya hampir merata diseluruh NTB termasuk Kabupaten Lombok Tengah, Sumbawa Barat dan Dompu yang saat ini belum memiliki anggota dewan.

Menjelang pemilu 2014 mendatang, apa yang tengah dilakukan Gerindra NTB?

Pemilu 2014 sebagai momentum terbaik Partai Gerindra yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya dengan lebih mendekatkan diri pada rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Tetap menjaga citra partai yang bersih bebas dari korupsi disemua tingkatan. Lebih giat mensosialisasikan visi dan misi, serta 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Sehingga rakyat tahu apa yang akan kita lakukan bila mememenangi pemilu dan pilpres 2014 nanti.

Lantas apa yang melatarbelakangi Anda maju sebagai caleg?

Poilitik praktis adalah dunia baru bagi saya. Namun ada satu panggilan hati ketika mendengar beberapa kali pidato politik seorang negarawaan Letnan Jenderal Prabowo Subianto yang begitu risau terhadap kondisi bangsa kita saat ini dan kedepannya. Beliau sering mengatakan kalau orang-orang baik tidak mau masuk ke dunia politik  dan membiarkan orang-orang jahat menguasai kita, sama halnya kita ikut melakukan kejahatan. Tentunya, saya tidak merasa lebih baik dari yang lainnya. Namun saya percaya, bahwa saya berada bersama orang-orang baik di Partai Gerindra. Insya Allah dengan niat baik, kita akan bisa melakukan perubahan bersama-sama untuk Indonesia yang lebih baik.

Apa visi dan misi Anda sebagai caleg?

Sebagai kader Partai Gerindra tentunya visi dan misi kita harus sesuai dengan visi dan misi partai untuk dapat mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 yakni Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

Program apa yang akan Anda tawarkan kepada konstituen?

Program yang kami tawarkan juga harus sejalan dengan 6 Program Aksi Transformasi Bangsa yang telah ditetapkan partai yang menurut kami sudah sangat sesuai dengan apa yang diharapkan rakyat. Tinggal bagaimana mengimplementasikannya ketika Partai Gerindra dan Pak Prabowo Subianto diberikan mandat oleh rakyat di 2014 nanti.

Kenapa Anda memilih dapil NTB?

Saya lahir dan dibesarkan di NTB dan tentunya berkewajiban untuk memberikan konstribusi balik pada NTB, lebih khusus lagi ketika diberikan kesempatan dan kepercayaan oleh rakyat NTB menjadi wakilnya di DPR RI dari Partai Gerindra.

Menurut Anda karakter pemilih NTB seperti apa?

Kalau bicara karakter pemilih NTB tentunya hampir sama seperti pemilih di beberapa daerah. Beragam sekali ada paternalistik yang masih taat pada arahan tokohnya baik kelompok keagaamaan, kesukuan, kelompok ormasnya, tokoh wilayah (kades, kadus) dan sebagainya. Ada juga yang pragmatis yang biasanya karena rasa kurang kepercayaannya pada partai (apatis) sehingga mereka berpikir apa yang bisa mereka dapatkan secara instan dan hari ini.

Banyak juga yang rasional karena latar pendidikan yang memadai, informasi tentang partai dan caleg yang cukup sehingga mereka memilih dengan pertimbangan yang relatif baik tentunya. Namun demikian saya tidak pada posisi mengelompokkannya secara baku, semua harus kita dekati dengan baik dan dengan cara benar sehingga partai kita bisa masuk dan diterima oleh semua kelompok pemilih.

Lalu dalam menyikapi pemilih pragmatis, bagaimana Anda mengantisipasinya?

Untuk pemilih pragmatis yang melakukan hubungan transaksional antara calon pemilih dan caleg, kami dekati dengan membangun hubungan emosional dan rasional. Tentunya melalui orang yang kami yakini mampu sebagai intermediasi kami dan pemilih tersebut. Saya harap adanya sebuah kesadaran kita semua untuk merubah paradigma bahwa politik bukan barang dagangan yang dijual murah atau dianggap murahan oleh sebagian orang tanpa ada rasa tangung jawab bersama terhadap keberlangsungan nasib bangsa selanjutnya.

Kantong-kantong suara Anda ada di mana saja?

NTB memiliki 10 kabupaten/kota yang tersebar di dua pulau yakni Pulau Lombok (Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur) dan Pulau Sumbawa (Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima dan Kota Bima). Sebagai ketua partai di provinsi kewajiban bagi kami untuk memastikan Gerindra harus menang merata di NTB. Tanpa membedakan suatu daerah memiliki jumlah penduduk yang besar atau kecil bahkan tanpa melihat basis suara saya besar atau kecil di suatu daerah. Saya harus memastikan struktur partai dan caleg di semua tingkatan bekerja secara baik untuk menjadikan Gerindra sebagai partai pemenang pemilu.

Kalangan mana saja yang menjadi sasaran Anda untuk bisa meraih suara nanti?

Semua kelompok pemilih adalah penting. Kelompok keagamaan, kesukuan, pemuda, profesi, pelajar dan mahasiswa, memiliki potensi yang sama. Saya dan Gerindra harus memastikan bahwa kami bisa berada dan dapat diterima di semua kelompok. Tentu ada yang merupakan basis suara utama dan basis suara penunjang.

Langkah apa saja yang sudah dan akan Anda lakukan sebagai caleg?

Sebagai ketua partai di daerah tentunya saya berkewajiban berkomunikasi, berkoordinasi serta berkonsolidasi dengan seluruh struktur dan caleg yang ada dengan sebaik-baiknya. Melakukan kunjungan ke masyarakat secara langsung untuk memonitor pergerakan partai dan caleg, serta memastikan harmonisasi kinerja struktur dan caleg di semua tingkatan. Dalam kapasitas saya sebagai caleg tentunya saya juga melakukan hal yang sama seperti caleg-caleg lainnya untuk bersosialisasi.

Berapa target perolehan suara Anda?

Target perolehan suara saya dan Gerindra tentunya sebanyak-banyaknya agar bisa mencapai angka BPP agar kita bisa mendapatkan kursi pada perhitungan kursi tahap pertama dan juga mendapatkan tambahan kursi tahap kedua sampai dengan dua kursi. Kalau target suara pribadi saya wajib bekerja keras dengan seluruh teman-teman yang ada bisa mendapatkan minimal 150-200 ribu suara.

Berapa pula target kursi yang dibebankan Anda sebagai Ketua DPD NTB?

Target kursi yang ditetapkan DPP pada kami adalah tiga kursi dari 10 kursi yang diperebutkan.

Apa pesan Anda untuk rekan-rekan kader Gerindra, Caleg dan masyarakat NTB dalam rangka memenangkan partai dan mengantarkan Prabowo sebagai Presiden?

Pesan saya pada diri saya dan seluruh insan Partai Gerindra adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan momentum pemilu 2014 sebaik-baiknya. Setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada masanya semua itu sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Esa. Setelah lebih kurang 32 tahun Partai Golkar (Soeharto) memimpin, kemudian dilanjutkan PKB (Gus Dur), PDIP (Megawati), dan hari ini Demokrat (SBY), maka 2014 nanti Gerindra yang harus memimpin dan Prabowo adalah presidennya.

Jadi mari kita menjaga diri kita dan partai dari tindakan yang tidak disukai rakyat. Kalau dulu musuh rakyat adalah komunis, maka kini adalah Korupsi. Musuh rakyat adalah musuh kita dan harapan rakyat harus ada pada kita. Menangkan hati rakyat dan kita pasti menang. Jika Gerindra Menang, Prabowo menjadi Presiden adalah sebuah kenyataan. [G]

Catatan:

  • Artikel ini ditulis dan dimuat untuk Majalah GARUDA edisi September 2013
  • Pada Pemilu 2014 ini, Wilgo Zainar maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR-RI dari Partai Gerindra nomor urut 1 dari daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s