Lebih Dekat Dengan Yasir Mahmud : Prihatin Nasib Petani

Nasib petani miskin Indonesia, membuat hatinya miris. Keberpihakan penguasa terhadap kaum petani yang sepertinya masih setengah hati, menyisakan banyak tanya dibenaknya. Mengapa negeri agraris yang subur ini, petaninya belum bisa hidup layak? Mengapa petani masih juga sulit mendapatkan pupuk bersubsidi? Berbagai pertanyaan inilah, yang membuat Yasir Mahmud, SE, merasa terpanggil untuk terjun ke dunia politik.   

CALEG DPR-RI DAPIL SULSEL 2 NO URUT 6

CALEG DPR-RI DAPIL SULSEL 2 NO URUT 6

Kegetiran yang dialami para petani itu pun dirasakan pengusaha muda sukses kelahiran Watampone, 1 Februari 1983. Iapaham betul dengan penderitaan para petani, terlebih di daerah pedesaan. Pasalnya, usaha yang dtekuninyabersentuhan langsung dengan kebutuhan para petani.

“Saya merasakan betul jika selama ini banyak kebijakan-kebijakan pemerintah mengenai tata niaga pupuk,kurang berpihak pada petani. Seringkali satu daerah mengalami kelebihan pupuk, sementara di daerah lain mengalamikelangkaan,” papar lelaki yang meraih penghargaan Direktur Berprestasi dalam Pembangunan Bidang Pertanian dari Menteri Pertanian,2011 lalu.

Karena itu, meski sukses mengembangkan bisnis distribusi pupuk, tak lantas membuat dirinya berpangku tangan dan tak peduli dengan kondisi negeri. Bahkan di tengah kesibukannya mengembangkan usaha, ia memberanikan diri untuk terjun ke dunia politik. Tujuannya tak lain untuk melakukan yang lebih dari apa yang selama ini dikerjakannya bersama para petani. “Dengan terjun ke politik, saya berupaya mengubah, memperbaiki apa-apa yang selama ini dihadapi petani, salah satunya soal kelangkaan pupuk di pasaran,” jelas lulusan Universitas Muslim Indonesia Makassar ini.

Yasir mengakui, kiprahnya di dunia politik yang digeluti sejak tahun lalu, berawal dari kekagumannya pada sosok Prabowo Subianto selalu pendiri Partai Gerindra. Keriuhan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Bone, menjadi titik awal bagi suami dari Tenri Engka ini terjun ke politik. Di saat bersamaan, seorang teman mengajaknya bergabung untuk membesarkan Partai Gerindra di wilayah Bone. Tak butuh waktu lama, Yasir mengiyakan ajakan sang teman. Ia pun diminta menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bone.

Saat itu, Yasir memilih bergabung dengan Partai Gerindra ketimbang menerima pinangan salah satu dari sekian banyak calon bupati untuk berpaket di ajang pilkada.

“Saya lebih yakin memilih tawaran Pak Ishak untuk bergabung dengan Gerindra,” kata Yasir yang juga dipercaya sebagai Wakil Bendahara DPD Partai Gerindra Sulsel ini.

Dengan jaringan yang dimilikinya di seluruh wilayah Sulawesi Selatan bahkan merambah ke Sulawesi Barat, Yasir akhirnya maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) untuk DPR-RI di Daerah Pemilihan Sulsel 2. “ Dengan jaringan yang saya miliki selama ini, saya yakin bisa lolos ke Senayan,” ujar pengusaha muda peraih Peniti Emas dan Piagam Penghargaan dari Gubernur Sulsel dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan melalui kemitraan usaha pada 2006 ini.

Di tengah kesibukannya mengikuti berbagai kegiatan di Jakarta, kepada Hayat Fakhrurrozi dari Majalah Garuda, ayah dari Yasika Aulia Ramadhany, Yasika Dwi Ardina dan Yasika Raja Aditya ini memaparkan pemikiran dan langkah-langkahnya menghadapi Pemilu 2014. Berikut petikan wawancaranya :

Bisa ceritakan aktivitas keseharian Anda?

Selain sebagai pengusaha distributor pupuk dan semen serta beberapa usaha lainnya, saya juga aktif di beberapa organisasi dan partai politik. Berkaitan dengan saya sebagai caleg, kini saya sibuk mensosialisasikan program partai. Caranya dengan melakukan pendekatan dan turun langsung menyentuh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Apa yang Anda cari di dunia politik?

Saya tidak mencari apa-apa. Saya hanya inginmengabdikan diri bagi masyarakat luas, khususnya petani. Saya ingin berbuat yang terbaik kepada bangsa dan negara ini. Saya yakin dengan terjun ke partai politik, saya bisa berusaha dan berupaya mengubah, memperbaiki masalah-masalah  yang selama ini dihadapi petani. Dan yang terpenting, menyelesaikan masalah soal kelangkaan pupuk di pasaran.

Menurut Anda, politik dan kondisinya di negeri ini seperti apa?

Politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Juga sangat berkaitan erat dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara. Soal kondisi politik, kini berada di persimpangan jalan. Sebab, Indonesia memilih demokrasi utuh setelah bergulirnya era reformasi di tengah kondisi kualitas masyarakat yang masih rendah, terutama dengan melihat berbagai aspek di dunia pendidikan. Sementara pemerintah yang menjalankan roda eksekutif tak leluasa menjalankan kebijakannya, karena ditandingi dengan kekuasaan lembaga legislatif. Apalagi sebagian berisi pihak-pihak oposisi yang selalu dengan berbagai cara berusaha menjatuhkan dan melemahkan pemerintah.

Sejak kapan Anda mulai bersinggungan dengan dunia politik?

Jujur saya murni sebagai pelaku bisnis. Baru sekali ini saya bersinggungan dengan partai politik, tepatnya sejak 2012 lalu. Saat itu jelang pilkada Kabupaten Bone, ada lima calon bupati mengajak saya untuk menjadi wakilnya. Menanggapi hal itu saya berdiskusi dengan teman-teman yang sebelumnya sudah aktif di partai. Di saat yang sama, kepengurusan DPC Partai Gerindra Kabupaten Bone tengah bergejolak. Lalu teman saya, Pak Ishak waktu itu ditunjuk sebagai ketuanya meminta saya untuk duduk sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Bone. Selain itu saya juga ditugasi sebagai wakil Bendahara DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan.

Akhirnya setelah melalui diskusi dengan keluarga, dari pada menerima pinangan satu dari sekian banyak calon bupati untuk mendampingi mereka di ajang pilkada saya lebih memilih tawaran Pak Ishak bergabung di Gerindra. Terlebih berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim juga kurang signifikan. Saya memilih masuk ke Gerindra dan alhamdulillah sekarang saya pun dipercaya untuk maju sebagai caleg DPR-RI nomor urut 6 dari dapil Sulsel 2.

Mengapa memilihPartai Gerindra?

Sebenarnya, selain Partai Gerindra, ada sekitar empat partai besar yang mengajak saya untuk bergabung. Hanya saja, setelah saya melakukan pengkajian, Partai Gerindra lebih pas sebagai tempat saya berkiprah demi perbaikan nasib para petani negeri ini. Di samping itu, tentunya keberadaan sosok Pak Prabowo yang begitu kuat dan kharismatik. Program-program aksi nyata Partai Gerindra yang juga sangat membumi, menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Saya yakin dengan Pak Prabowo, Partai Gerindra akan besar. Saya ngefans banget sama Pak Prabowo dan sejak 2009 sudah menyatakan diri sebagai simpatisan partai ini.

Apa yang melatarbelakangi Anda maju jadi caleg?

Selama ini saya kan lebih dikenal sebagai pengusaha yang bergerak dalam pendistribusian pupuk peptisida dan semen. Selama ini, saya menilai banyak kebijakan-kebijakan tata niaga pupuk yang kurang berpihak terhadap petani. Menurut saya, harus ada banyak perubahan dan perbaikan sistem tata kelolanya dalam rangka memenuhi kebutuhan petani. Untuk keperluan itu mau tidak mau harus lewat jalur politik dan terjun sebagai wakil rakyat.

Selain itu, sejak dulu usaha saya bersentuhan langsung dengan petani, jadi saya tahu betul permasalahan yang dihadapi petani soal kelangkaan pupuk, pendistribusian yang tidak merata dan yang lainnya. Apalagi, Partai Gerindra konsen terhadap permasalah petani, dan pupuk. Jadi selain didorong keinginan untuk membantu para petani, saya juga sepakat dengan apa yang menjadi perjuangan Partai Gerindra. Maka dengan tekad yang bulat saya maju sebagai caleg Gerindra mewakili suara petani.

Lantas, apa visi dan misi Anda?

Visi saya sebagai caleg memberikan kontribusi kepada Partai Gerindra untuk pencapaian target 20 persen pada pileg 2014. Dan, terpilih sebagai anggota DPR-RI dengan meraih perolehan suara pribadi sebanyak  200 ribu suara. Dengan begitu, kekuatan Gerindra dengan program aksinya akan bisa menciptakan kesejahteraan rakyat Indonesia. Misi saya mendorong pembangunan nasional yang menitikberatkan pada pembangunan ekonomi kerakyatan, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Yang paling penting harus dapat memaksimalkan hasil-hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan serta pemanfaatan BUMN secara maksimal dan tepat sasaran.

Atas dasar apa Anda maju sebagai caleg di DPR-RI dan memilih dapil Sulsel 2?

Rasanya dengan jaringan yang saya miliki selama ini, Insya Allah saya yakin bisa lolos ke Senayan. Jika terpilih nanti, saya akan bisa berkontribusi pemikiran berdasarkan pengalaman dan kenyataan di lapangan seputar kebijakan-kebijakan tata niaga pupuk dan berbagai kebutuhan petani yang selama ini terabaikan. Sebagai putra daerah Sulsel, maka saya memilih sebagai caleg dari dapil ini, khususnya dapil Sulsel 2.

Seperti apa karakter pemilih di dapil Sulsel 2?

Karakter pemilih di sana sama saja dengan di daerah lain. Artinya mereka yang ada di dapil Sulsel 2 ini menginginkan seorang pemimpin yang betul-betul membela rakyat kepentingan rakyat. Namun demikian, pemilih di daerah ini juga masih banyak yang pragmatis.

Sejauh mana tingkat keterpilihan Anda?

Disamping sebagai putera asli Bone, saya juga memiliki jaringan bisnis yang tersebar di semua kabupaten yang termasuk dalam dapil Sulsel 2. Bahkan jaringan itu sampai ke desa-desa terpencil. Atas dasar itu saya, optimis dan yakin bisa terpilih. Dan untuk keperluan itu saya pun membentuk tim pemenangan untuk mengawal suara saya nanti.

Apa saja yang sudah Anda lakukan?

Salah satunya adalah melakukan kunjungan dan pendekatan ke tokoh masayarakat, kelompok-kelompok tani dan sosialisai 6 Program Aksi Partai Gerindra. Saya juga memberikan asuransi jiwa gratis yang diberikan per kepala keluarga yang menjadi konstituen saya.

Selama ini kendala apa yang dihadapi?

Tak ada kendala yang berarti. Namun sampai saat ini masih banyak juga orang-orang yang memanfaatkan proses pemilu ini dengan cara tidak benar. Ada yang ke saya lalu mengaku  memiliki suara sekian ribu, tapiujung-ujungnya minta duit. Meski begitu, saya tetap menerima mereka dan cukup tahu saja. Karena itu, saya juga membentuk tim sendiri sebagai upaya peraihan suara. Dan saya lebih percaya hasil kerja tim itu.

Daerah mana saja yang bakal mendongkrak suara Anda?

Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo adalah daerah yang diharapkan akan bisa memenuhi target suara saya. Setidaknya, saya yang asli orang Bone, cukup popular dan dikenal di ketiga wilayah tersebut. Disamping itu, jaringan bisnis saya di kedua daerah itu sudah bergerak sejak puluhan tahun lalu.

Apa pesan dan harapan Anda di momen Pemilu 2014?

Mari kita sama-sama bekerja. Berjuang, merapatkan barisan untuk meraih suara sebanyak-banyaknya. Kita tunjukkan bahwa Gerindra di Sulawesi Selatan adalah yang terbaik. Dengan begitu saya berharap tentunya bisa terpilih menjadi anggota DPR-RI. Lebih penting lagi, Partai Gerindra bisa meraih suara lebih dari 20 persen, dan mengusung Pak Prabowo sebagai calon Presiden pada pilpres nanti. Kita pastikan Gerindra Menang, Prabowo Presiden. [G]

Catatan:

  • Artikel ini ditulis dan dimuat untuk Majalah GARUDA edisi September 2013
  • Pada Pemilu 2014 ini, Yasir Mahmud maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR-RI dari Partai Gerindra nomor urut 6 dari daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Selatan 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s